Vannesa diam saja.”Biasalah laki – laki, suka menyanjung. Jadi mereka belum pernah berkomunikasi langsung. Bokep Jepang Namun, Jay sang sopir dia tetap santai-santai saja, seakan – akan Vannesa mengizinkan Jay berlaku demikian” Abihnyo Vannesa mambuek uda galigaman (habis Vannesa bikin abang gemas)” jawabnya sambil meminta maaf.Kembali wanita muda tersebut diam membisu selama perjalanan, tidak menggubris apapun yang Jay katakanKembali tangan kiri Jay meraih bahu Vannesa untuk mrengkuhnya agar kembali rebah pada bahunya. Vannesa menyandarkan kepalanya ke kaca jendela mobil, tetapi karena jalan yang tidak rata, kepala Vannesa sering terantuk. Vannesa dimintanya duduk di tepian kasur spring bed dalam kamar itu, kakinya menjuntai. Apalagi sifatnya yang suka menyapa dan memberi senyum pada orang yang Vannesa kenal. Dalam keasyikan mereka tersebut.Tiba – tiba…Ada cahaya dari lampu mobil dari arah berlawanan menyorot kepada mereka. Vannesa tidak mau terlalu banyak berhutang budi pada orang. Vannesa heran kenapa dia meminta Vannesa melepaskan kacamata?”Uda taragak mancaliak mato diek Win indak mamakai kacomato (Abang




















