mas Edy menimpali sambil tersenyum. Kami terdiam, hanya saling menatap, namun yang jelas, bagiku, suatu petualangan seks telah kumulai. Bokep Family Ntar gak enak sama mbak Sally dan suaminya loh” Aku berusaha berbicara dengan nada yang wajar. Mbak Sally gak berhenti di sana, tangannya terus bergerilya sehingga dalam sekejap rok dan kaosku sudah terbuka. Dalam kebingunganku, aku tertidur dalam pelukan suamiku.Jam enam pagi aku bangun. Suamiku belum ada di sampingku. Aku memberikan roti yang telah berisi selai kepada suamiku. Akan tetapi jujur kukatakan ada gairah yang hampir meledak dalam diriku. Aku kaget, tapi mbak Sally segera menarikku, menciumku dengan ganasnya. Rumah nampak sepi, tapi perasaanku deg degkan sekali. Sehingga aku taruh aja di atas player VCD dalam buffet kami. Nafasku tak beraturan, tapi aku mulai sadar. Aku langsung saja mandi, kemudian membangunkan suamiku. Ada susu, ada telur dan orange juice!




















