Tanpa berkata aku pun pergi meninggalkannya, seperti masih belum menerima keadaan ini.Setelah mandi ku nyalakan televisi, tdk lama setelah itu terdengar bunyi bel dari pintu depan, ternyata kedua orang tua kami datang berkunjung. Bibir Putri sangat tipis dan hangat, beberapa detik kunikmati bibirnya yg menempel pada bibirku. Sex Bokep “beb?,,, bebek kali?” jawabku bercanda
“iiih tuh kan bercanda lagi, teus maunya dipanggil apa?” tanya Putri lagi,
“terserah kamu deh…” ujarku sambil mengucek-ngucek mata.Mulai pagi itu, di kantor hidupku terasa semakin indah. “udah, tanganya dilepas aja, matanya dibuka” suara Putri terdengar sambil mencolek pinggangku
“Sorry, gue bukan mau ngintip tadi, gue bener-bener nggak sengaja”ujarku sedikit malu-malu. Sikap Putri yg sangat baik padaku membuatku mulai menikmati perjodohan ini dan sedikit membuka hatiku bagi wanita ini.“sini,” ujar Putri sambil membetulkan posisi bantal yg berada di sampingnya Kurebahkan tubuhku tepat disampingnya dan langsung kupejamkan mataku, berharap tdk terjadi hal-hal yg aneh malam itu
“lo masih punya pacar yah waktu kita nikah” kucoba untuk membuka mataku




















