Kulihat Dea meneteskan air mata, namun tiba-tiba dia menggoyangkan pantatnya dan tentunya akhirnya kontolku hampir seluruhnya masuk, kenikmatan yang belum pernah kurasakan, kontolku serasa digigit bibir yang kenyal, hangat, agak lembab dan nikmat sekali. Perlahan kumasukkan seinchi demi seinchi, pada centimeter ke 3 menuju ke 4, Dea tiba-tiba berteriak dan menjerit, “Aduh, Mas.. XNXX Bokep “Aduh kacian, sini ibu guru lihat dulu”, kata Dea sambil duduk disampingku dan memegang mulutku, aku diam dan memperlihatan lidahku yang kepanasan, sementara kuhirup wangi tubuhnya yang habis mandi, hmm. Setelah menaruh Dea diatas kasur, kuhampiri tape disamping tempat tidurnya dan kusetel lagu Forever In Love-nya Kenny G yang sampai saat ini menjadi lagu kenangan kami berdua. Kuseka air matanya dan kupeluk dia erat-erat, dan dia memelukku juga, “Mas, hari ini aku sudah persembahkan kesucianku untukmu, sesuatu yang berharga yang kumiliki telah kuberikan padamu, aku nggak mau kehilangan dirimu dan tak akan kulupakan seumur hidupku peristiwa indah hari ini”.




















