Jangan, sayang!” kataku.“Akan aku lakukan, Ma!” katanya sembari terus mengulum bibirku dan mempermainkan lidahnya. Bokep Temanku tak menanyakan dengan siapa aku melakukannya, hingga aku hamil. Kita harus menjaga keadaan. Aku berjemur di atas kursi malas di halaman belakang yang dipagari tinggi pada sebuah taman kecil. Nanti kami tinggal membuka garasi dan langsung pergi pulang.Setelah semua beres dan minuman serta makanan kami pesan dan sudah terhidang di meja kecil, kami menyantapnya dengan lahap di udara yang dingin dalam rinai gerimis. Kulepas handuk Dodi dan aku menaiki tubuhnya sembari memeluknya.“Kita ulangi, Ma?” katanya lembut seperti mengejekku.“Kamu yang memulai, sayang. Klitorisku menjadi sasarannya. Aku sudah tak mampu membendung hasratku. Aku keluar rumah dengan Dodi pukul 09.00 Wib. Aku menggeleng, karena aku tak mampu. Dodi justru sudah memiliki sebuah mobil sedang, walau bekas. Oh… aku sudah tak tahan menantikan ini.




















