setiap pagi ibu kan selalu minum air putih dan selama dua hari sebelumnya saya selalu mencampurkan dengan obatnya jadi Bu Meryy enggak usah khawatir bakalan hamil bu,” ucapnya malah lebih tenang lagi.“Ouh.. sudah.. Bokep Crot Sekarang kita mandi dulu!” ucapnya sambil langsung menggendong tubuhku dan membawa ke kamar mandi yang berada di samping tempat ranjangku.Tubuhku yang masih lemah lunglai dengan kedua tangan dan kakiku yang masih terikat itu diletakkan di atas lantai keramik berwarna krem muda yang dingin tepat di bawah pancuran shower yang tergantung di dinding. Tak kusangka nasi goreng buatannya cukup lumanyan juga rupanya. Terasa jantungku semakin berdetak kencang dan tubuhku semakin menggigil karenanya. salah maksudnya Mbak Meryy, panggil saya Bang aja yach!” celetuknya meminta.“Terserah kamu saja ” kataku.“Sudah nggak capai lagi kan Mbak Meryy!” sahut supirku.“Memang kenapa!?” tanyaku.“Masih kuat kan?” tanyanya lagi dengan senyum binal sambil mulai meraba-raba tubuhku kembali.Saya tak memberi jawaban lagi, cuma menunduk malu, tadi saja saya diperkosanya malah membuatku puas




















