Sekilas cukup mencolok karena seragamnya yang cukup kontras dengan warna sekelilingnya. Selang berapa lama kedua tangannya lekat mencengkram punggungku, kakinya ikut menjepit kedua kakiku. Bokep Tangan kirinya ditekuk seperti akan memegang pinggangku, tapi telapaknya hanya dikepal seolah ragu atau malu. Tampak ia agak kikuk, kurang menguasai keadaan ketika aku menolehnya. Seperti telah direncanakan, kubelokkan mobil ke arah pom bensin di Sentul. Ia mendesah, “Eeehhh..”
Tatkala kukulum puting susunya, badannya refleks bergerak-gerak, desahnya pun semakin jelas terdengar. Aku sudah tidak tahan untuk memasukkan seluruh burungku ke tempatnya yang terindah. Seluruh titik di bagian atasnya telah kutelusuri tidak ada yang terlewatkan, kini kedua bukti itu kuremas perlahan. Akhirnya seluruh berat badanku kuhempaskan ke tubuh mungil itu. Suaranya enak didengar, tapi aku tak menyimaknya.




















