Cuma yang
lebih disayangkan lagi Lenny seorang
perokok berat dan hari itu dia sedang
sakit tenggorokan. So, dengan
mobil Panther itu Mas Zani dan Yeyen
duduk berdua di depan sedangkan
aku yang duduk di bagian tengah
dicuekin oleh mereka. Bokep India Ah.., aku juga sempat
berkenalan dengan adik Yeyen yang
bernama Lenny, yang mondar-mandir
keluar masuk kamar. Rambut di kemaluan
Yeyen cukup tipis, sehingga
memudahkan Mas Zani menjilatinya
sepuasnya. Ahh..,
aku benar-benar merasa serba salah
waktu itu, dan mereka tidak
mengacuhkanku sama sekali. Aku sempat ngobrol juga sama
Lenny, yang sepertinya cuma
bersandar saja di pinggiran. Lalu aku berusaha meyakinkan
mereka, “Jangan kuatir lah.., aku
sudah biasa kok ngeliatin ginian..”
Akhirnya setelah beberapa
perdebatan ringan dan berkat
kelihaianku berdiplomasi mereka
mengijinkan juga aku untuk di dalam
kamar saja, tapi dengan syarat aku
tidak boleh macam-macam apalagi
melaporkan ke orang tuanya. “Hmmhh.., aduh Yen nikmat Yen..”,
begitu rintihan Mas Zani. Setelah beberapa menit melakukan
percakapan yang membosankan dan
bikin mual, aku cuek saja dan asyik
melihat TV, sambil menunggu Mas
Zani dan Yeyen selesai melakukan
aktivitasnya.




















