Aku suka pemuda seperti itu, cuman terkadang cuekmu sangat keterlaluan. Rasanya ada sesuatu yg hilang, tapi entah apa itu. Bokep SMA “Kenapa nggak mikir aku saja?”, tanyanya dengan senyum genit. Kukenakan jaketku dan keluar dari kamar mencari hawa segar. “Kenapa Mbak mau dimadu?”, tanyaku tambah penasaran. “Terus yg mengantar Mbak ke bus di Balikpapan, suami yg ke berapa?”, tanyaku halus. Aku ke Banjarmasin ini juga karena dia mau mengunjungi istri dan anaknya di Jakarta”, jawabnya pelan. Mengantisipasi cubitannya yg menyakitkan, kedua tangannya kutangkap dengan cepat. Karena tak sabar lagi menahan keinginan untuk menikmati rangsangan yg lebih dari gesekkan tempurung kakiku pada daerah kemaluannya yg masih dibalut celana dalam, ia menegakkan badannya kembali. Rasanya ada sesuatu yg hilang, tapi entah apa itu. “Iya, terus akan kusuruh hantu-hantu itu nyubitin seluruh tubuhmu tak tersisa”, balasnya dengan senyum kemenangan. Berusaha menyembunyikan pikiranku kujawab seadanya,
“Ah nggak melamun kok, cuma membayangkan rasanya dicubit hantu seperti yg Mbak tadi bilang”.




















