Sepintas mataku melihat wanita yang ikut denganku terbaring di ranjang.Telentang dengan kaki yang terjuntai ke ranjang. Bokep Montok Sementara dua lakilaki lain bergantian menampar pipi dan kepalanya. Aku hisap dan aku gesekgesek pelan dengan gigiku. Syukurlah resepsionisnya begitu ramah. tanyaku. Mas siapa? Aku callgirl, jawabnya sambil menunduk. Lalu dengan isyarat tanganku, aku meminta lakilaki yang seorang lagi untuk menghentikan tindakannya. Setelah membayar, aku bawa pesananku dan kuletakkan di atas meja. Mbak mandi dulu kataku lagi.Pada waktu ia berdiri, tibatiba ia mau jatuh, cepatcepat aku tangkap tangannya. Pakaian itu juga udah kotor jawabnya. Wanita itu duduk beringsut ke arahku. Aku singkap roknya untuk memudahkanku membersihkan luka di lututnya. Setelah diyakinkan oleh agen bus yang biasa aku naiki, aku terpaksa menginap di terminal untuk mendapatkan bus yang berangkat besok pagi pukul 9an. Aku berdiri dengan tanganku menghalangi mereka memukuli wanita itu lagi sambil sedikit kurenggangkan kakiku. Lalu aku berbaring di sampingnya.




















