“ya, tapi yang paling cantik disini kan lo”. Vidio Porno “nggak sih, tapi gue ketagihan nih ama memek lo”. Aku mulai melucuti pakaianku satu per satu mulai dari kaos, celana jeans, sampai bra dan juga celana dalamku sehingga kini tubuh putih mulusku terpampang jelas di hadapan Mbah Centeng tanpa sehelai benang pun. Esok harinya, setelah bangun tidur, sambil bermalas-malasan aku menyalakan televisi dan kebetulan chanelnya tentang berita. “mmmm,,”. “halo,, siapa nih?”. Karena itu aku membatalkan rencanaku untuk pergi ke salon dan jadi pergi ke dokter. “wah, udah keluar ya neng Vina”, aku hanya mengangguk pelan. “ada apa bos,, manggil-manggil kami, orang lagi enak-enak tidur juga,,,”. “ini sekretaris gue yang baru”. “hmmh? “itu bukannya alat pendetektor logam, mbah?”. “lah,, kok bisa ngerti cantik apa nggak sih,, jin apaan nih?”, tanyaku dalam hati.




















