Santi kemudian menghampiri Pipit dengan pakaian kemeja dan rok mini. Bokep Montok penisku masuk dengan mudah ke liang meqinya. Pipit tampak bengong melihat penisku yg sudah menegang keras dengan urat-urat dipinggirnya.Aku menggesek-gesek penisku pada bibir meqinya yg sudah basah membanjir. Sampai saat ini Pipit masih berada dalam pengaruh sirepnya. Ia nyamperin gadis itu, kenalan dan mengajaknya ngobrol ngalor ngidul, entah apa yg dibicarakan mereka tapi kini mereka tampak akrab ngobrol.Tak lama, Santi mengirim aku BBM. Kini ia mengenakan kemeja layaknya cewek kantoran dan rok hitam mini. Tapi bodynya lumayan seksi dan berisi. Dengan kemampuan hipnotisnya, Santi dengan mudah mengorek informasi soal Pipit.20 menit kemudian semuanya sudah siap. Sambil masih ngajak ngobrol, aku mulai meraba pahanya yg mulus itu. Sampai saat ini Pipit masih berada dalam pengaruh sirepnya. Santi kembali menghipnotis Pipit agar kesadarannya tdk kembali dulu. “wah ada mangsa ni kayaknya” bisik Ian padaku.Kami semua menoleh ke arah gadis itu. Coba buka bh kamu” kataku.Pipit pun melepas




















