..saakiitt Jarr, katanya. Bokep Tobrut Pipit. Iya., jawabnya senang.Kami berkecipak kecipuk di air dekat air terjun.Sabunnya mana Jar, tanya Pipit.Aku melempar sabun ke Pipit. Kujawab bahwa Dona beberapa kali terpeleset, mungkin itu penyebabnya. Aku melihat dan mengelap susunya yg coklat menantang dan memeknya yg coklat tertutup jembut yg sudah lebat.Kamu sudah punya pacar Jar?, tanyanya.Aku mengangguk karena mulai tadi malam aku resmi pacaran dengan Dona.Berbahagialah pacarmu. Lalu dia sabunan. Pipit memelukku senang.Setelah istirahat sejenak, kami kembali dan aku setengah membopong Pipit karena dia kesulitan berjalan. Ia juga menduga luka dipunggungku bukan karena kayu atau batang pohon. nggak.., katanya. Kami saling mendesah dan mengerang. Aku kaget ada yg mengetuk pintu. Aku mendekat, Sini, punggunmu aku sabuni, kataku dan dia memberikan sabun kepadaku.Kalau mau disabuni, berdiri dong, jangan berendam. ah.. Mereka sudah selesai, dan karena kami belum kembali ke posko, Dona usul agar mereka menyusulku. Aku takut kepalanya terbentur.Kepalamu sakit?, tanyaku.




















