Aaaah! Bokep Colmek Itupun dengan grogi setengah mati, untung saja AC di dalam theater cukup dingan sehingga Aku bisa beralasan jika ditanya macem macem oleh Reza. Setelah makan siang sekitar pukul 1 siang, massa mulai berdatangan, padahal panggung pun masih kosong mlompong hanya suara musik dangdut yang di putar melalui dvd.Beberapa rombongan mulai berdatangan membawa nama DPC masing masing, dengan membawa bendera dan kaos merah bergambarkan foto Ayah dan pasangannya, serta atribut atribut partai yang lain. Lalu biduan tersebut menghampiri, dan menarikku untuk maju. umh”“Aaaaaaaah! Reza menggigit bibirnya, Aku mengejang dalam pelukan Reza.“Aaaah! Untuk menanti senja yang datang lagi.*****Selamat kepada Bapak Roni yang terpilih menjadi Bupati periode 2013-2018Puluhan karangan bunga bertuliskan hal senada, berjajar di halaman rumahku.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, ‘nanti yaa’ katanya, kalau Aku tak salah mengartikan.Tiba saatnya sang biduan yang manis itu maju ke depan, mengambil mic lalu mulai menyanyiada brondong tua tebar-tebar pesona
sukanya daun muda, dia lupa usia
ada brondong tua, funky abis gayanya
sukanya hura-hura, happy aja maunya
brondong




















