“Engga pa-pa kok, soalnya rambut kamu wangi banget, jadi aku betah.” kata aku sambil tersenyum.Dia langsung mengulurkan tangan dan memperkenalkan diri,“Oh ya, kita belum kenalan, nama aku Mira.”“Aku Erik.” kata aku sambil membalas jabat tangannya, terasa lembut sekali.Kami jadi ngobrol kemana-mana, dari ceritanya aku tahu dia salah seorang manajer marketing di perusahaan penyedia jasa internet di Jakarta. Ternyata teknik aku ini membuat Mira berteriak lembut, desahannya terasa meningkat.Tdk berapa lama kemudian Mira berbalik dan berbisik,“Mas, aku pindah di ujung bathtub ini ya..?” katanya sambil secara lembut menarik CDnya.Aku terpana melihat memeknya yg ditutupi rambut-rambut halus yg dicukur dgn rapih, merangsang sekali. Bokep SMA Tdk terasa k0ntol aku mulai bergerak naik, agak sakit memang, karena dgn posisi duduk aku, k0ntol ini menjadi tdk bebas bergerak. Aku langsung pamit, tp Mira bilang ingin tidur malam ini dgn aku.“Gimana nanti dgn pembantu kamu kalo tahu ada cowok tidur di sini..?” tanya aku was-was. Aku mulai dgn jilatan di paha dalam,




















