Laras nampak kedinginan karena AC-nya menyala terus. Dadanya menempel pada dada Dimas. Bokep Family Penisnya masih tertancap, walaupun sudah lemas. “Hmm” Laras membalas ciuman itu dengan hangat. Darah menetes dari vagina Laras yang masih kesakitan. Terlebih dahulu Laras membersihkan make up yang menempel.“Papa mandi duluan gih. Dimas hanya tersenyum saja. Mereka bersyukur para”tamu tak diundang” sudah pada pulang. Dimas menyuruh Laras mengenakan tank top untuk olahraga yang memperlihatkan bagian perut yang masih rata dipadu dengan celana dalam yang serasi warnanya, sementara Dimas sendiri mengenakan celana dalam saja. Dimas memeluk tubuh istrinya dari belakang sambil menempelkan kemaluannya di punggung istrinya. Mereka bangkit lalu berbaring di kasur. Dimas semakin keras menggoyangkan pantatnya dan akhirnya terjadilah semburan yang dahsyat yang membanjiri perut Laras!“Aahhkk!” Dimas Vaginaik tertahan. Matanya terpejam. Raut wajahnya kelihatan puas.




















