“Hey, suatu saat aku ingin bertukar tempat denganmu!” seru pria itu sambil menatap ke arah saya dengan senyuman ramah. XNXX Jepang Aku agak tertegun setengah marah mengetahui Jenny membiarkan orang lain masuk ruangan saat aku masih tertidur dalam kondisi telanjang bulat. Diam-diam, saya bersyukur dapat berkenalan dengan seorang ‘putri mafia’ (nama ejekan saya untuknya) seperti dia ini. Saya memejamkan mata merasakan kehangatan itu. indah sekali.”
Jenny tersenyum. “Y-Yes, It is.” jawab saya agak terbata-bata, khawatir kalau-kalau ia menyakiti saya. Dan saat itulah saya merasakan hal terindah dalam hidup saya. Lalu terasa tangannya yang halus memijat dan mengelus punggung saya. “Tapi aku juga ngerti, kamu nggak mungkin bisa hidup bareng aku.” lanjutnya lagi. “Uhh, Ohh.. Kepala saya terangkat-angkat dari ranjang, paha saya menghimpit kepala Jenny. Oi, buka mata kamu, Von..!” ujar Jenny sambil masih memilin-milin puting saya. Saya memejamkan mata merasakan kehangatan itu. Ia bercita-cita untuk pulang ke Indonesia, dan bekerja memanfaatkan gelar MBA-nya selama beberapa tahun, lalu membuka




















