Kl gitu sekalian Rini pamit pulang ya, Pak..Sesampai di rumah, setelah selesai membersihkan make up dan mandi, Rini menelpon Rais melalui video call, sudah pukul 19.30, di Makassar sudah jam 20.30. Memang ada pegawai yang lebih senior, namun itu di back office, Mbak Santi namanya ( kapan kapan saya ceritakan .. Bokepindo Rini makin penasaran, “Maksudnya gimaba, Mbak..”
Mbak Santi pun mulai bercerita
“Kalo menurut salah Ida juga sih. Tegak dan kenyal. Tidak kurang tidak lebih. Rini sebenarnya sudah menduga arah pembicaraan semenjak dia dipanggil ke ruangan Pak Karim. “, kata Rini sambil membuka kaosnya. “Coba besok kamu hubungi, Rin” perintah Pak Karim
“Tapi Pak… Pak Fahri itu terkenal genit”, sergah Rini. Yang jelas dong?, “.., kata Rini pura pura sambil tangannya melepaskan ikatan rambutnya
“Rinnn… ayolah liat bokongmu.. Menikah sudah hampir 3 tahun namun belum diberi anak. “Isss…. “Ugh.. Rini, sebagai pegawai sebior, tentu kelabakan dalam usaha memperbaiki kinerja kantor. siapa mau ini… “, katanya sambil melirik layar monitor










