“Arrrrgghhhhhhh….”Dengan gerakan reflek super cepat, aku langsung menutupi Bram junior.“Nit tutup pintunya.” Seruku.Namun Nita tak menghiraukan ucapanku, ia tetap berdiri mematung di depan pintu kamar mandiku.“Nit tutup pintunya…” seruku kembali dengan sedikit berteriak.Ia yang kaget mendengar teriakanku langsung bergegas menutup pintu kamar mandiku.Saat ini aku benar-benar sangat shock. Vidio Bokep Kan aku gak punya sepupu yang tinggal di Malang, Nit.” ucapku mengingatkan.“Udah ah bawel, buruan anterin aku pulang. Nanti juga kalian akan tahu dengan sendirinya, betapa sangat menyeramkannya seorang Anita Kusumaningsih.Dia bagaikan sesosok hantu cantik yang selalu membayangi hidupku. Aku menata rambut agar terlihat lebih keren dan tidak lupa memakai kaca mata hitam agar ketampanan dan kegantenganku meningkat menjadi 1000%.“Astaga, aku ganteng dan keren banget. Lalu lanjutnya, “Senyum dong, jangan ditekuk gitu mukanya. “Iya aku gak pulang, sudah dong nangisnya.”“Hiiksss…. Namun bukan hal itu yang aku rasakan melainkan aku merasa diriku sangat kotor dan hina. Aku sangat takut untuk keluar, kepalaku pusing dan aku sangat bingung memikirkan




















