Kamu kan tau gimana ayah kalau kita gak makan bersama.Aku berdiri diikuti mama. Bokeb Kamu kenapa sih? Detik-detik berganti jadi menit dan menit pun silih berganti hingga aku tertidur.Saat aku terbangun kudengar suara mobil ayah. Aku merupakan anak tunggal. Biar saja anak kita senang-senang.Tapi…Gak ada tapi-tapian. Kuraih lengan mama lalu kutampar mama keras – keras sambil berkata, Jangan pernah mama tampar Uda lagi!Aku pun turun meninggalkan mama dengan keterkejutannya. Aku diam. Kebetulan hari ini sabtu, hari libur sekolah. Kuturnkan celanaku dan kutekan kontol ke mulut mama. Aku berbaring di kasur sambil memikirkan apa yang terjadi. Setelah aku tenang, aku mencoba berpikir, mungkin mama sengaja berpakaian seperti itu untuk menggodaku.Hari itu mama sedang mencuci piring. Aku diam di kamar. Namun kuputuskan untuk turun mengendap-endap. Wajahnya terlihat takut. Biar saja anak kita senang-senang.Tapi…Gak ada tapi-tapian.




















