Hangat karena ajah meninggalkan harta jang tidak sedikit.Tuan Hartono mengatakan bahwa aku harus meneken surat itu Jang penting ialah mengenai soal dagang. sungguhpun aku hanja baru sekali melihat Dan aku tidak tahu bagaimana hubungannja dengan ajahku.Aku beladjar pada sebaan S.D swasta. Bokep Montok Ia kalau datang bersama dengan beberapa orang temannja Kudengar mereka ber- bitjara. Tinggal lagi.Saja harus menemui seorang direktur di kota. Pernah sekali aku ber kata sesuatu pada ajah. Satu lagi jang memusingkan benakku jalah me- njangkut kesulitan pekerdjaan se-hari.2.Setelah makan pagi, baru badanku semakin sehat Aku mengambil sebuah madjalah “Selecta” d an membatja Djarang sekali aku inembatja madjalah. Rupanja Ajah ingin membatja surat wasiat didepanku suara Ajah parau. Mereka menjalamiku sekali lagi Dan tuan Krisna berkata:„Kau seorang anak jang tjerdas.”Lalu mereka minta permisi dan meninggalkan rumah kami.Rumah sunji sepi. Ia akan mengasuh Hendra. Raporku sedang, dan juga ada angka merah.Sesudah penguburan aku dan sarinem kembali kerumah. Pernah sekali aku ber kata sesuatu pada ajah.




















