Tapi aku takut untuk jatuh cinta lagi.Hampir pukul satu malam, Andre mengajak untuk pulang. Vidio Bokep Tak lama kemudian terdengar dengkuran halus dari Andre, dan aku pun ikut terlelap. Dalam perjalanan pulang kami sempat membeli makanan untuk makan malam kami. Seakan kami tidak rela waktu kembali bergulir, hingga tiba saatnya Andre untuk pulang ke hotelnya.Tapi malam itu aku tidur dengan berjuta mimpi baru. Dia mengajakku untuk menyertai dia ke sebuah stand party. Selesai berpakaian kami pun segera berangkat. Dengan tertawa aku berkata bahwa aku tidak marah, karena tidak ada alasan untuk itu.Tetapi aku tidak memberikan langsung nomor teleponku, aku hanya memberitahu bahwa aku bekerja di salah satu stand di salah satu hall. Seorang yang berdasi biru berkata ke temannya, “wah yang ini pasti blasteran”. Dan mereka pun hanya bisa menebak-nebak sambil berbisik.Aku hanya tersenyum, sampai di depan pintu masuk salah satu dari mereka membiarkan aku masuk terlebih dahulu dan secara spontan aku mengucapkan terima kasih dalam bahasa




















