Sekarang Diah berbaring di antara aku dan Peter. Aku memperhatikan si mobilnya si Herry telah berisi empat orang, jadi aku menuju mobilnya si Peter.“Wow… cakep nih…. XNXX Bokep Jujur saja, saat itu aku begitu kaget, garis tangan begitu amburadul yg menandakan kehidupan dia yg juga amburadul.Aku memperhatikan garis cintanya, kemudian aku berkata,“Kamu sangat susah mencintai seseorang dengan sungguh-sungguh, tapi baru-baru kamu menemukan orang tersebut, sayg kalian harus berpisah…”Aku menatap wajahnya, matanya yg besar terbelalak.“Teruskan…” kata dia.“Kalian berpisah karena persoalan yg sangat prinsipil, bisa masalah agama atau suku,” lanjut aku.“Aing nggak tahu pasti tapi orang tua dia atau orang tua kamu tak setuju dengan percintaan kalian…”Sekarang tatapan matanya yg liar menjadi lembut, terlihat sendu dan sedih. Teman-teman tahu dong maksud aku? Otak aku bekerja keras, bagaimana caranya bisa main ya? Berdasarkan petunjuk Peter dan ramalan aku (hihi…) kami sepakat untuk pergi ke karaoke di hotel transit Mangga Besar (aku lupa Mangga Besar berapa, tapi kalau dari Mangga Besar




















