Menurut Om aku seksi nggak?”“Nggak, eh, iya, kamu seksi, Bel. Bokep Live Papa lagi banyak waktu luang sih. “Em, ya biasalah, tadi kebelet.”Belinda tersenyum.“Kebelet coli ya Om…”Kata-kata barusan membuatku merasa malu sekali. Terdengar suara ringtone HP. Dengan malu-malu dan memutar-mutar Belinda menjelaskan hubungannya dengan Agus, dan gagasan foto apa yang mau dia buat. Bukan teleponku. Berhari-hari, berminggu-minggu kemudian tak ada kontak lagi dari Belinda. Bisa kubayangkan apa yang terjadi sesudah pemotretan di studio Jordy itu: pasti Jordy tertarik dengan hasilnya dan menawari Belinda untuk tampil di majalahnya. Pacarnya mahasiswa universitas lain.“Ummm… oke. Sesudah kuubah posenya, Belinda tampak lebih menarik dan kedua payudaranya tampak mengacung ke arahku. Tapi celetukan Belinda sempat kudengar.“Nggak apa-apa lagi, Om.”Pemotretan hari itu kuanggap selesai. Tapi habis itu dia terus nambah lagi macam-macam ikatanku… Dia jepit pentilku… Colokin mainan ke pantatku… Colokin vibrator yang getar-getar terus ke dalam memekku… Aku sampai kecapekan dibikin terangsang terus.




















