Aku tunggu di luar sini. “Khristi, boleh aku masuk? Bokep Twitter Aku pun memutuskan untuk ke luar sebentar. Makanan yang enak-enak dia sumpitkan ke piringku, sisanya dia habiskan. Aku kan ke sini cuma buat nganterin kamu. “Aku memang ingin kasih tahu kamu…” katanya menatapku. Dan kali ini Sabtu ditolak, dia minta Jumat malam. Sebenarnya aku tidak ada rencana bagaimana harus menghadapinya. Aku menyusul di belakangnya dengan tampang innocent, maklum kan, baru mencoba baju, namun kelihatannya wajahku kemerahan bekas gejolak nafsu tadi, mataku sedikit berair karena kenikmatan yang baru saja kualami. Di perjalanan yang lumayan jauh dan macet itu, kita mengobrol panjang lebar mengenai apa saja, kecuali mengenai seks-nya.Sesampainya di butik, aku tahu persis di mana letak baju itu. “Engga apa-apa”, katanya ringan. “Telepon aku di kantor aja lah!”
“Kalau aku pengen ngobrol malam-malam gimana?”
“Well…” aku segan, dia pun tidak memaksa.Keesokan harinya Kelvin meneleponku lagi dan juga lusanya.




















