“Aaahh..!!”
Aku menjerit dan mulai menangis lagi. Selama ini aku hanya mengenal ayah dan ibu saja. Bokep Colmek ‘Senjata’nya sudah memasuki diriku seutuhnya dan sakit yang kurasakan itu sedikit aneh, ada kenikmatan di dalamnya. Kalau kamu capek, besok bolos saja.”
Erik pun menggendongku yang masih terisak kekamar tidurku. “Hhh..!!”
“Tidak apa-apa..kalau Erik..tidak apa-apa.” pikirku.Aku memejamkan mataku erat-erat ketika Erik mulai memasukkan ‘senjata’nya ke dalam diriku. “Aku..aku..sayang Erik”
“Erik adalah milikku..hanya milikku seorang”
Pikiranku berputar-putar memikirkan hal itu. kamu semakin cantik.”Teman-teman perempuanku juga berdecak kagum melihat penampilanku saat itu. Tapi Erik menahanku dengan kuat. “Kamu cantik ya Maria? Aku tidak mau bergerak juga, seolah-olah aku sengaja ingin ditemukan oleh Erik. Dia membuka pintu dan melihat diriku mematung sambil menangis di sana. “Ayo bangun, cepat mandi, pakai pakaian terbaik kalian, setelah itu kalian harus berkumpul di aula.




















