“Aduh, Mi… Abi kan sibuk sekali hari ini. Tapi Abi kan manusia biasa. Bokep Montok Sedang aku terlalu sering ngomel dan menuntut isteri dengan sesuatu yang ia tak dapat melakukannya. Sampai-sampai kemana-mana ia pergi harus bersandal jepit kumal. “Ah…wanita gampang sekali untuk menangis,” batinku. “Sudah diam Mi, tak boleh cengeng. Katanya mau jadi isteri shalihah? Sampai-sampai kemana-mana ia pergi harus bersandal jepit kumal. Lagi-lagi sesal menyerbu hatiku. Kalau yang lain memakai baju berbunga cerah indah, ia hanya memakai baju warna gelap yang sudah lusuh pula warnanya. Sungguh, baru kali ini aku melihat isteriku segirang ini. Kulihat dua ukhti berjalan melintas sambil menggendong bocah mungil yang berjilbab indah dan cerah, secerah warna baju dan jilbab umminya. Ah, semuanya indah-indah dan kelihatan harganya begitu mahal. Kalau yang lain memakai baju berbunga cerah indah, ia hanya memakai baju warna gelap yang sudah lusuh pula warnanya.




















