Saya mau ke warung di ujung jalan situ. Aku menjawab, “Iya nih Pak, lagi kepanasan. Vidio Porno Dia tersenyum, “Saya kost di sini. Aduh! Lalu dia mengajak masuk ke dalam, “Ooo, begitu. Wah, kalian capek ya, habis main volley”. Aku hanya bisa mendesah”, aa.., aahh, Hemm.., uu.., uuh”. Kemudian dia tertawa, “Oh, yang itu, toh. “Enak, Et?”“Lumayan, Pak”. Aku jawab, “Lumayan, Pak”.Lalu dia berdiri dari duduknya, “Kamu tunggu sebentar ya, di rumah. Gambar-gambarnya bukan main. Syukurlah Pak Freddy tidak marah dan membentak, hatiku serasa tenang kembali tetapi rasa malu belum bisa hilang dengan segera. Aku jawab, “Lumayan, Pak”.Lalu dia berdiri dari duduknya, “Kamu tunggu sebentar ya, di rumah. Hari ini memang hari yang paling bersejarah dalam hidupku. tidak baik untuk dilihat-lihat. Aku segera ke kamarnya dan kuambil lagi majalah porno yang tergeletak di atas tempat tidurnya.Begitu tiba di dalam kamar, Pak Freddy bertanya lagi, “Betul kamu tidak malu?”, aku hanya menggelengkan kepala saja.




















