Aku hanya bisa takjub dengan permainan Vera. Vera sendiri udah pamit tidur dari jam 9 tadi. Bokep Mama Hmmm, sayangg aaahh, terus sayanggg…. Seketika itu juga birahi aku langsung naik. Kata Vera sambil menyodorkan kue. Namun kali ini, tangannya berusaha untuk meraih penis aku yang masih bersembunyi di dalam celana. Aku keluar sayang… AARGGGGHH dan semburan sperma hangat dari dalam penis aku memenuhi mulut Vera yang langsung ia telan seketika. Aku usap pelan perut Vera sambil tubuhnya aku arahkan untuk tidur di kasur aku. Tidak aku sangka, ternyata pacar aku yang selama ini aku kira pendiam bisa sangat liar diatas ranjang. Sayang, ada kondom gak? Aku berusaha fokus untuk terus meremas payudaranya sambil sesekali memilin putingnya yang mungil berwarna pink.Karena nafasnya Vera yang semakin tidak beraturan, aku pun turun kebagian payudaranya. Kayak gak niat banget ngucapinnya… gerutu aku dalam hati. Terdengar desahan nafas Vera yang memberat saat aku menarik tubuhnya agar semakin dekat dengan tubuh aku.




















