(Bangunan yang dipakai sebagai kamar kerja Pak Hendrik dan saya terpisah dengan bangunan untuk ruang kerja stafnya).Wajah saya memang cantik. Mula-mula dia memang menolak.Itu terjadi pada suatu malam minggu di rumah. Bokep HD Lalu dia bertanya siapa bapaknya. Setelah saya membalikkan badan, Mul akan memulai memijat dari kaki. Saya mempunyai buku catatan harian tentang hidup saya. Setelah persetubuhan selesai, saya akan menanyakan, “Bapak (atau Mas) puas dengan layanan saya?” Jawabnya bisa macam-macam. Saya sudah nggak tahan…” Dia lalu berdiri dan mulai melepaskan, baju, celana, kaus baju dan terakhir celana dalamnya.Kini penisnya terlihat utuh putih kehitaman, dengan semburat urat-urat kecil di sekitar pangkalnya. Resminya anak itu adalah anak Pak Hendrik (nama samaran). Hanya saja dia tidak tinggal serumah dengan saya. Menurut persepsi saya (mudah-mudahan persepsi saya salah) dunia peradilan di negeri kita masih semrawut.Mafia, nepotisme, sogok, intimidasi masih kental mewarnai dunia peradilan kita.




















