Ami segera meninggalkan kamar Mbaknya dan lalu pergi tidur karena Ami menyangka kalau aku melihatnya sewaktu wajahku menatap ke arah pintu kamar Asih.Ooooh .., Ami melihatnya cukup lama .yaaaa ? Bokepindo nngak tahaaaaan ..mau .keluaaaaaar ayoooo .yang cepaaaat ..aduuuuhhh . janjiii deeeeeh dan langsung mau lari ngabur karena kesenangan. Kira2 jam 3 sore, sedang enak2 nya baca koran di ruang tamu rumah mertuaku sambil minum kopi, Si Ami ( anaknya adik ibu mertuaku yang masih duduk di kelas 1 SMU dan adiknya Asih ) datang menghampiriku lalu duduk di kursi sebelahku dengan wajah yang agak serius. jadi tahu doong semuanya, kataku seperti bertanya tapi nggak mendapat jawaban dari Ami yang tetap membisu. Jadi aku rupanya yang beruntung dapat perawannya dan dengan agak was-was kucari di alas tempat tidur Ami mungkin ada tercecer disitu dan untungnya nggak ada, sehingga was-was ku menjadi hilang.Segera saja kujilat jilatkan lidahku pada belahan bibir memeknya dan benar saja dugaanku tadi, sekarang




















