Terlihat bekas merah di pantatnya yang putih mulus itu. Setelah tidak dipegangi, Dian pun spontan berusaha melarikan diri sambil menahan rasa perih di pantatnya. Bokep Korea Mereka lalu menutup pintu rapat-rapat. Saya juga mulai menangis, melihat anak gadis yang saya besarkan dengan susah payah dan saya jaga baik2, sekarang sedang dalam keadaan telanjang bulat dan terikat dan disakiti oleh preman2 bejat. Si Kumis yang daritadi hanya menonton pun mulai tergoda untuk ikut menyiksa Dian. Masih kekecilan tapi, tetenya aja belom tumbuh,” ujar si Botak.“Gak apa2, gue mau liat mekinya yang belom ada bulu pastinya!”Saya pun panik karena tidak menyangka mereka juga akan mengerjai anak saya yang terbilang masih kecil dan belum mengerti apa2 ini. Bulls**t! “AAAAAAAAH” teriak Dian sekeras-kerasnya, jauh lebih keras daripada saat dipukuli. Namun, usaha saya tidak begitu mulus beberapa bulan terakhir, sehingga saya tidak sanggup membayar uang “keamanan” yang kian lama kian mahal. Si Kumis lalu keluar ke tokoku, lalu kembali dengan beberapa botol




















