Aaaaaaaaa. Tapi tenang besok kita makan-makan di tempat nongkrong biasa, sebagai tanda maaf katanya.” Ucapku pada temen-temen yang ada disitu.“Yaaahhh” sekali lagi mereka kecewa.“Dasar workaholic banget temen kita satu itu” sambung Rina. Bokep Kuraih tangannya dan ku arahkan ke payudaraku dan aku berinisiatif menciumnya kembali. Tapi aku takut wi”
Senangnya hatiku mendengar ucapannya. Tadi katanya gak mau, sekarang adeknya bangun, hehehe” sembari ku elus-gundukan yg ada di selakangannya.“Laki-laki ga normal kalo lagi deket bidadari begini gak bediri adeknya”“Gombal. DEWI…“assalamu’alaikum”, sapaku“Wa’alaikum salam. Lo keluar ama siapa sih ?” Jawab Dewi yang mulai jengkel.“Lah kan gue gak ngarti kalo lo pada mau ke rumah, sama temen.” Jawabku membela diri.“Aaaiiiiiisssssshhhh. Assalamu’alaikum” sambungku.“Iye beres bosskuh, wa’alaikum salam.”Akhirnya setelah dewi menelpon, aku pun men-share lokasiku kepadanya.Sebenarnya aku faham betul bahwa kondisi seperti ini pasti bakalan terjadi, sehingga aku memutuskan untuk tidak berada di kedua rumahku. Aku pun membalikkan badan dan berniat ingin meyakinkan dia.Tiba-tiba. Sesaat aku dibuatnya mematung, namun itu tak berlangsung




















