Noona romance Siswi SMA Dientot Om-Om Lanjutin Mas!: hangat, manis, dan tulus. Plus: dialog intim. Bokeb Minus: cekcok klasik. Untuk hati siap baper. Mulai sekarang.
Suatu hari ketika mengantar aqu kekantor sambil bincang2 Pak Rozzy, bilang padaqu. Dalam kehidupanku boleh dibilang berkecukupan, selain bapakku yg seorang pamong di daerah jawa tengah, orang tua Mas Heldypun terbilang orang cukup berada dan menetap di jakarta.Sesudah menempuh hidup bersama dalam rumah tangga kita selama 1,5 tahun, maka kita merencanakan menunda punya anak. Kalau pikiranku sehat ketika itu, aqu berpikir apa istimewanya Pak Rozzy? waktu itu memang saya salah,, saya tergesa gesa ketika itu, jawabku. Setiap hari, matanya tak luput memandangku dari ujung rambut hingga kaki. Kita mempercayakan rumah kepada mereka jika kita pergi kerja.Setiap hari aqu kekantor kadang diantar Mas Heldy dan kadang aqu nyetir sendiri. Bau keringatnya sangat busuk, namun aqu slalu mengganti sprei ranjangku setiap ia meniduriku, sebab bau keringatnya akan tinggal di kain sprei itu. ndak apa lah pak? kulitku kata teman2ku sawo matang, sebab jika putih pasti kalah dgn orang chines.




















