Yaahh.. Bokep Mama Dan kulakukan. Aku terbangun. Bau asem keringat mereka yang tertinggal di baju-baju itu benar-benar bisa membuat aku melayang-layang dalam langit nikmat yang tak terhingga.Dari sekian macam pakaian kotor yang paling mendebarkan jantungku adalah celana dalam, kutang dan singlet mereka. Yang menarik hatiku adalah, Tante Indri tidak suka minum pel KB dan juga nggak mau pasang spiral. Aku menjadi semakin ‘kesengsem’ (terpesona hingga ke lubuk hati) pada mereka berdua. Aku perhatikan betapa kaki Oom Bonny yang bersih dengan bulu-bulu halusnya berkeringat saat memekai sepatu itu. Kulakukan apa yang pernah kulakukan. Aku melolong.. Aku senang dengan pengaturan itu karena aku bisa nonton televisi setiap saat. Aku akan membiarkan haknya untuk meruyak ke mulutku. Salahkah aku?Begitulah hari-hariku telah berjalan sesuai apa yang seharusnya berjalan. Kuambil pada lingkaran cincinnya agar isinya tidak tercecer. Aku telah mengalaminya. Mereka belum mau punya anak sementara karir hidupnya belum benar-benar mapan.










