Ya sudah suruh masuk” kataku sambil membayangkan seperti apa laki-laki yg akan segera menemuiku.Terdengar ketukan pintu dan akhirnya pintu dibuka oleh Yuna sambil mempersilahkan laki-laki itu masuk.“Mbak Nia?” katanya sambil menyapa.“Saya Kevin yg kemarin menelpon mbak” katanya bersambung.“O.. “Jangan didalam mas!” kataku sedikit berteriak karena Kevin mau keluar segera ku tarik pantatku, ku dorong dia dan kukeluarkan kontol gedhe ini dari dalam mekiku.Segera aku jongkok dihadapannya sambil kukocok kontolnya, tak berapa lama Kevin menegang dan dari kontolnya keluar cairan dengan kenceng.“Creet… creet… creeet…” kuarahkan tembakan pejunya kearah susuku. Bokepindo Aku memiliki ruangan tersendiri karena tugasku yg tdk memungkinkan jika bergabung dengan rekan kerja lainnya.Yuna sekretaris ku memanggilku lewat Intercome mengatakan bahwa seseorang yg ada janji dengan ku mau menghadap, sejenak aku teringat pada seorang laki-laki yg telp dan mengaku membutuhkan dana untuk mengikuti tender sebuah proyek di daerah Sidoarjo, dia mengatakan akan menjaminkan apa saja agar mendapat persetujuanku.“Orangnya Ganteng Bu” kata Yuna (sekertarisku) sambil tertawa.




















