“Gue masih ada keperluan. Dan sejak itu aku sering… replay kejadian itu lagi di kepalaku.” Mendengarnya aku kaget juga. Bokep Tante Kamu tau dari dulu aku suka kamu,” kata Timo. Dia menggenggam tanganku lagi dan menarikku untuk duduk di sofa. Selang beberapa menit kemudian aku kembali menjantani Timo. Kedua temanku itu, Timo dan Edwin, juga gay. Timo!” “Bentar, bentar,” potong Edwin. Budi sebelumnya tidak pernah bergaul di dunia ini, tidak punya teman gay—atau kalaupun dia punya, selama ini dia sebagai pihak yang straight, dan mungkin tidak terbiasa dengan pembicaraan seperti ini. Tidak menunggu jawabanku, Timo lalu berdiri dan berjalan ke arah kamar tidur. Lalu dioleskannya pada kontolku. Budi sebelumnya tidak pernah bergaul di dunia ini, tidak punya teman gay—atau kalaupun dia punya, selama ini dia sebagai pihak yang straight, dan mungkin tidak terbiasa dengan pembicaraan seperti ini.




















