Kini kelentitnya mulai jadi sasaran amukan lidahku, cukup lama aku mainkan Meqinya. Kisah nyataku ini sekitar setahun yg lalu saat aku ditugaskan oleh kantor untuk membantu kantor cabang tempatku berkerja di kota Solo bersama temanku. Bokepindo Satu kamar untuk berdua aku dan temanku Bram.Usai mengemasi barang-barangku aku langsung tidur. Hotel ???”“Dirumahku saja”Tak lama kemudian setelah selesai makan Tante Lina membayarnya dan aku membeli rokok dulu eeee ternyata tante membayar rokokku juga. Meqi tante Lina mulai berkedut dan tampak semakin banjir penuh lendir, dan tiba-tiba terdengar erangan panjang“Ooooooccchhhhhhh Jeerrr aku mau keluaarrrr ooooocchhhhh seeerrr..serrr…seerrrr” mayoniase hangat mengalir dari dalam lubang Meqinya. gaya ngomongmu cakep dech”“Iya Tan aku dari jakarta”“Owhh jauh-jauh datang kesini, pasti di sana pereknya cantik-cantik yah ???“Emm aku nggak begitu tau ya tante, soalnya aku baru pertama kalinya main-main di tempat beginian”Tiba-tiba si Bram dan cewek bokingan itu pergi, mungkin karena sudah tak tahan menahan hasratnya dan Bram pun berpesan agar nanti aku nggak usah




















