Kami berada di Bali seminggu penuh. Bu Yena makin dekat ke arahku.“Apa yang kau pikirkan sekarang?” tanya Bu Yena. Bokeb Tempik indah dan manis perempuan Cina itu menyembul dengan kerumunan rambut halus yang menyemut di sekitarnya.“Kamu mau aku menggerayangi ini dengan lidahku?” tanyaku.“Itu yang aku mau. Kupompa dengan penuh kelembutan dengan gerakan yang kusesuaikan dengan debar nafas Yena. Cara berjalan itu, demikian menggetarkan dada. Yang jelas aku tak pernah berani menatapnya dari balik spion.Pagi ini aku mengantar Bu Yena ke bandara Juanda. Maksud Ibu?””“Ya, dari dalam. ooouhhhh! Saya tidak ingin mengganggu kesempurnaan suasana ini,” kataku.“Begitu?” kata Bu Yena pelan, meletakkan gelas di meja di sebelahnya. Hari ini aku tahu aku termasuk yang kena PHK.Istriku tak banyak bicara ketika kutunjukkan surat pemutusan hubungan kerja itu.




















