Katanya kamu berhubungan dengan Erick yang anak kelas 2a itu ya?” tanyanya.“Iya pak. Bokep Tante Diapun segera menggendong saya ke kamarnya.Dia membaringkan saya di tempat tidurnya. Kamu sudah mau memberi keperawananmu kepadaku.” katanya sambil tersenyum.Aku menyesali perbuatanku itu. Napa gak Minggu aja? Saya mengetuk pintu.Tok.. Senyumnya sangat menawan. Hanya berselisih 8 tahun denganku pada saat itu.Selain itu ia juga pintar dalam menarik perhatian murid – muridnya dalam menerangkan pelajaran. Erick memang lihai dalam memainkan lidahku. Tok..“Iya sebentar” Terdengar suara pria yang kukenali sebagai suara Pak Yudhi.Pintupun terbuka, dan terlihatlah wajah Pak Yudhi yang tersenyum kepadaku.“Silahkan masuk, San. Saya juga semakin mencintai Erick.Ini dikuatkan oleh suatu kejadian yang terjadi sewaktu kenaikan kelas saya ke kelas 3. Pak Yudhi yang paham akan kondisiku itu memijat-mijat kepalaku. Desahanku sudah mirip dengan teriakan. Setelah dipersilahkan duduk, Saya pun duduk di sofa yang berwarna biru muda itu.“Mau minum apa, San?” Tanya Pak Yudhi.“Ah.. Aku angkat pinggulku, agar lidahnya bisa menjilati seluruh bagian




















