Mau ga?” Jawabku.Dia pun hanya mengangguk, lalu tanpa berlama – lama gue suruh Ine untuk buka baju. Bokepindo Hal tersebut membuat kontol gue semakin berasa dikocok – kocok.“Ahh naa, ahhh.” Desah gue gak karuanMenit demi menit berlalu, genjotan demi genjotan kita lakukan.“MAsss aku mau keluar lagi.” Racaunya.“Aku juga naaa..” balas gue.“AHHHH AKU KELUAAARRR..” teriak Ina sambil diikuti dengan keluarnya cairan kewanitaannya untuk yang ketiga kali. tanyanyaGak sakit sakit banget kok, gak kaya diselingkuhin pacar kok. Tapi gue liat liat, dia kok makin manis ya. Gue tau nih apa yang dia pengen, tapi dia udah liar juga ya hahaha pikirku dalam hati. Dan benar saja! Baru berapa hari training udah ngerti gini dia, wahhh manteb tenann. Setelah puas, gue pun mulai melumat habis toketnya.




















