Tangan Damar bergerak ke bagian depan badannya, menggenggam payudaranya yg masih ditutupi bra. Damar menghentikan gerakannya, tak yakin apakah dia telah memasangkan dgn benar.“Bapak, seharusnya lebih ke atas lagi…” tangan calon Bapak mertuanya yg berada sedikit dibawah kemaluannya membuatnya menjadi berdenyut dgn liar.Keragu-raguan itu cuma bertahan untuk beberapa saat saja. Bokep Cina Ya Bapak… ayo… beri aqu yg terbaik untuk merayakan perkawinanku dgn putra kecilmu.” dia lebih membungkuk ke bawah, dan merasakan tangan Damar pada pinggulnya. Dia tersenyum, mengangguk dan berkata “ya”, menciumnya dan menikmati bagaimana nyamannya rasa memakai cincin permata yg sangat mahal tersebut. Dia terlihat menawan, dan dia sadar akan hal itu. Kemaluan calon istri putranya terasa sangat menakjubkan pada gagang kemaluannya, dgn cepat dia sadar kalau dia layak untuk menyebadani calon menantunya lebih sering dibandingkan putranya. Cuma beberapa detik kemudian dia menyusulnya.Saat dia memasuki kamar mandi dan berdiri di depan sebuah kaca di atas washtafel, dan telah mengenakan sebuah celana dalem berwana putih.




















