Jepang Bulu Becek Volume 15

“Tidak ikut tadi?”
“Nggak.”
“Kenapa?”
“Lagi marahan aja.”
“Wah.., gawat nih.”
“Biarin aja.”
“Kenapa emangnya?”
“Dia ketangkap basah selingkuh dengan temanku, tapi tidak mengaku.”
“Perang, dong?”
“Aku marah! Bokep Crot “Mau nyoba nggak?”. Usianya baru 17 tahun, tapi tidak mendaftar pemilu tahun ini. Rambutnya panjang. Pulang lho! Kelihatannya mereka tidak mau kalah dengan partai-partai lain yang kemarin dan hari ini telah memanjat patung selamat datang, memasang bendera mereka di sana. Mereka lumayan loyal terhadap partai mereka itu, walaupun tampak sedikit kecewa, karena pemimpin partai mereka itu kurang berani bicara. Kuciumi daerah hitam itu. Jangan mau dibohongin, cowok tu selalu begitu.”
“Lho, Mas sendiri cowok.”
“Makanya, aku tak percaya sama cowok. Kantornya “x” (nama koranku), khan. “Terima kasih, Mas Joe.”
“Untuk apa?”
“Karena telah mau menemani Mikha.”
Aku hanya diam. Saat aku kembali, gerombolan Mikha masih ada di sana. Di depan kedutaan Inggris aku parkirkan mobilku, bersama banyak mobil lainnya.

Jepang Bulu Becek Volume 15

Related videos