Disamping pemuda itu dia tersandar di sudut sofa dengan wajah merah saga, rambut awut-awutan dan blus sekolah yang acak-acakan, kerut-merut di bagian dada.“Kok cepat pulangnya Om?” Andi tidak kelihatan kikuk sama sekali.“Ah biasa”, jawabku, “Sudah lama?”, kupandang gadis itu sekilas yang hanya menundukkan wajah tak berani memandangku. Bokep Mom Ermita berdiri telanjang bulat dengan kedua tangan di selangkangan sewaktu aku buru-buru menanggalkan pula seluruh pakaianku. Mita capek sekali Om.” Dia kelihatannya memang sudah setengah mabuk, jalan pikirannya mulai tidak terkontrol, mengatakan saja apa yang terasa. Perhatian umum lagi kesana. keperawananku?” Aku terdiam. Barangkali dia tahu aku bukan orang jahat.“Kamu pernah ngentot?” Kataku setelah beberapa lama. Sampai tak ada lagi siswa yang keluar kemudian ku-start mobilku beralih ke mulut gang dimana aku mendropnya malam hari dua pekan yang lalu, tapi dia tak juga kelihatan.Aku justru bertemu dengan dia secara tak disangka-sangka sebulan kemudian.




















