Tegakah kau?”
Setelah beberapa hari merenung-renung, akhirnya aku punya ide. Apa yang kuimpikan kini benar-benar menjadi kenyataan. Bokeb Gadis terlihat pasrah mengikuti hentakanku. Waktu kami melakukan senggama tadi, kami berkhayal entah kemana. Aku lupa segala-galanya.Untuk beberapa saat kami merasakan kenikmatan itu. Kubuka lebar-lebar paha Gadis sambil mencari liang vaginanya. Kulepaskan ikatan kain di pinggangnya. Kutekan punggungku ke depan. Kalau dipijiti, oh.. Kulihat tidak ada lipatan dan lemak seperti perut wanita yang telah melahirkan. ek, Ekh, Ekh.”Akirnya aku merasakan air maniku hampir muntah lagi. Nafasnya terengah-engah ketika celana dalamnya kutarik ke bawah. Segera kudekatkan mulutku sambil mengecup bibir kemaluan Gadis dengan bibir dan lidahku. Kemudian, tanganku terus membuka kancing bajuku satu-persatu. Kadang cepat, kadang pelan. Ketika matahari sudah lenyap dan langit Jakarta sudah gelap, ketika aku memutuskan untuk pergi dari Stasiun Gambir (karena merasa dikerjai), tiba-tiba ada seorang wanita tua yang menghampiriku.Wanita yang mirip nenek-nenek itu menyampaikan pesan bahwa aku telah ditunggu wanita bernama Gadis di sebuah taksi




















