“Hmm, agak capek sih, mungkin gara-gara capek kali ya?”, jawab Karen. Dan mereka pun mulai akrab dari sana.***
Florensia juga awalnya tidak mengenal pekerjaan ini, ia hanya terlarut dalam kegalauan. Link Bokep “Mantap palak lu”, potong Florensia. Karen menghabiskan uang tersebut untuk shopping, seperti halnya anak muda borjuis, Karen langsung saja ganti handphone termahal.Merasa uang tersebut besar sekali, ia jadi kecanduan untuk memperolehnya lagi.“Tenang saja… Video kita jualnya di luar negeri, saya mau jelaskan eh kamu duluan kabur…”, kata Florensia ketika Karen menemuinua kembali. Karen diminta berpose sambil menenggak jus orange tersebut. Badannya tidak bisa digerakkan, namun ia masih sangat sadar, ia tidak berkutik di sana, difoto terus dari berbagai sisi.***
Puas mengambil gambar, Guntur dan Fahmi pun sekarang menyunting video. Guntur dan Fahmi bergiliran memeluk Karen yang tidak berkutik. Karen hanya bisa menutup matanya. Yesi memilihkan bra dan celana dalam yang akan dipakai nantinya.“Ah, sis nakal”, teriak Karen karena kaget Yesi meremas susunya ketika akan dipakaikan bra.




















