“AAAAAAHHHHHHHHHHHHHH …………… AHHHHHHHHHHHHHH …. Bokep Family Aku sudah gak tahan lagi,” kataku.“Hehehehe … Siapa tadi yang menagis tersedu-sedu gak mau melayani aku? “Ahhhhh Watiiiii …. “Genjot yang kuat, Pak …. “Masukin, Pak … Masukin …. Aku menggoyang pinggulku untuk mengimbangi genkotan Pak Kusrin. Aku sudah mau sampai, Pak …. Aku merasa seperti seorang koboi yang sedang menunggang kuda.“Oooooohh … yeahhhhhhh …. Yeahhhhh …. Sebulan yang lalu, beberapa orang petugas bank datang menagih pembayaran cicilan kredit yang sudah tidak lagi dapat kami bayar selama tiga bulan. Kami mengenal pria ini sebagai Pak Kusrin. Aku dan Mak menangis sambil berpelukan. Aku memegang wajahnya dan membelainya. Semula dokter menganjurkan aku untuk mengurungkan niatku, namun dengan sedikit kebohongan dia pun bersedia melakukannya. Baju kami pun stu per satu lepas dari badan kami, sehingga kami berdua benar-benar telanjang seperti bayi yang baru lahir.Di sana, di atas sofa di ruang tamu, ketika sinar matahari sore masih menerangi ruangan itu, aku dan Pak Kusrin




















