Aku terbangun, tak tahunya tanganku ada di atas
dada Kak Tina, sedang tangannya menimpa tanganku itu. Aku naik kembali ke tempat
tidur. Vidio Sex Kelihatannya bagus. Sulit ya membacanya?”
Memang kami duduk berdampingan, dengan buku dipegang Kak Tina. Tangan
kak Tina tetap mengelus dan meremas kejantananku dari balik celana. Mulai
membaca.Ceritanya mengenai seorang wanita bernama Marisa, yang liar dan
haus seks. Tiada lagi
teman tidurku. Akupun makan. “Siapa itu?”, Tak lama kemudian terdengar suaranya. Astaga, memang basah! Baunyapun beda, seperti bau akasia. Sulit
sadarnya. Mengeluarkan sapi dan menambatkannya di kebun
belakang rumah, lalu kemudian mengisi bak mandi. Sampai
saat ini masih kuingat. Pak Rochim tak pernah mengambil pembantu lagi. Dalam tidur aku bermimpi. Membolak-baliknya. “Mimpi apa kamu, Sapto?”. “Emangnya..?” tanyaku heran. Dan
untungnya, Kak Tina itu kalau tidur seperti orang pingsan. Kak Tina tidak ada di rumah. Tanpa apa-apa. Sesekali aku ingin juga membaca novel lainnya, tapi Kak Tina tak
pernah mengijinkan aku menyentuh apa lagi membaca novel-novel itu. Sana urus sapi”, Kak Tina menepuk bahuku sebelum dia bilang,




















