Katanya mau jadi isteri shalihah? Namun apa yang terjadi? Bokep Jepang “Lho, kok bilang gitu…?” selaku. berember-ember. Katanya mau kayak Rasul? Abi tak tahan kalau makan terus menerus seperti ini!” Jawabku masih dengan nada tinggi.Mendengar ucapanku yang bernada emosi, kulihat isteriku menundukkan kepala dalam-dalam. Tes! Ditambah lagi aroma bau busuknya yang menyengat, karena berhari-hari direndam dengan deterjen tapi tak juga dicuci. “Abi nggak ngerasain sih bagaimana maboknya orang yang hamil muda…” Ucap isteriku lagi, sementara air matanya kulihat tetap merebak.Hamil muda?!?! Subhanallah … Alhamdulillah…********Bi…, siang nanti antar Ummi ngaji ya…?” pinta isteriku. Lagi-lagi sesal menyerbu hatiku. Selama ini aku terlalu sibuk mengurus orang lain, sedang isteriku tak pernah kuurusi. “Abi nggak ngerasain sih bagaimana maboknya orang yang hamil muda…” Ucap isteriku lagi, sementara air matanya kulihat tetap merebak.Hamil muda?!?! Kenapa baru sekarang aku bisa bersyukur memperoleh isteri zuhud (**) dan ‘iffah (***) sepertimu? berember-ember. Lalu segera kuambil sandal jepit kumal yang tertindih sepatu indah itu. Aku menghitung




















