Gila kamu.”“Pokoknya tenang aja Mas, kamu cuman nyediain makan dan musiknya aja Mas, nanti minumannya saya yang nyediain. Bokeb Perlahan-lahan kulepas celana dalamnya dengan hati-hati sambil merebahkan badannya di atas meja. Kutatapi seluruh bagian tubuh Dini yang memang betul-betul sempurna. Tapi dasar memang pikiranku sudah tidak beres, kutunda keberangkatanku ke kantor, aku kembali ke rumah menemui isteriku. Yang luar biasa adalah pagi ini aku benar-benar gila. Agus dan Dini sekarang sudah pindah dan kembali ke Jakarta. Aku bergulat dengan isteriku seperti kesetanan. Boleh dibilang kami seperti saudara saja karena hampir setiap hari kami ngobrol, yang terkadang di teras rumahnya atau sebaliknya.Pada suatu malam, saya seperti biasanya berkunjung ke rumahnya, setelah ngobrol panjang lebar, Agus menawariku nonton VCD blue yang katanya baru dipinjamnya dari temannya. Tapi setelah kupikir-pikir, apa salahnya? Mata Dini merem melek menikmati permainan ini. Mungkin aku tidak akan pernah melupakan peristiwa itu. Kecepatan pun kutambah, goyangan pinggul Dini semakin kuat.




















